Translate

Rabu, 31 Oktober 2012

ARTI PAHLAWAN BUATKU



ARTI PAHLAWAN BUATKU
Saat aku kecil, abah (panggilan pada seorang ayah) sering kali bercerita tentang pejuang-pejuang yang membela negara Indonesia. Dia bercerita dengan penuh ekspresi dan aku pasti terpana bila abah sudah mulai bercerita. Begitu pula saat dia bercerita sewaktu zaman perjuangan (abah adalah seorang tentara pada zaman perjuangan terakhir pangkat abah adalah Sersan Mayor) saat dia ikut bergerilya dengan Jendral Besar Soedirman dahulu. Abah menceritakan saat-saat di hutan mereka harus bisa makan yang ada di dalam hutan. Abah menceritakan saat peluru-peluru musuh berdesing dan banyak dari rekan-rekan perjuangannya yang gugur di medan perang. Dan abah seringkali menyebutkan kata “Pahlawan” pada teman-temannya yang gugur di medan perang untuk membela negara Indonesia.
Abah menguraikan bahwa, teman abah yang gugur di medan perang membela negara Indonesia adalah seorang “Pahlawan” karena dia sudah mengorbankan jiwa dan raganya pada negara ini. Lalu aku bertanya pada abah, saat ini negara Indonesia sudah MERDEKA jadi aku tidak bisa menjadi seorang “Pahlawan untuk negara Indonesia karena aku tidak ikut berperang melawan musuh bangsa Indonesia”.
Abah tersenyum…dan dia mengatakan bahwa “Siapapun bisa menjadi seorang Pahlawan”, aku mulai bingung, tidak paham dengan penjelasan abah. Lalu abah kembali menjelaskan bahwa, aku bisa menjadi seorang pahlawan karena Pahlawan itu ada disetiap jiwa seseorang yang berani menentang kebathilan dan kemunkaran. Aku semakin tidak paham, lalu abah menjelaskannya kembali. Setiap darah, keringat serta fikiran kita adalah “Pahlawan” bila kita selalu berada dijalan yang benar. Aku hanya terdiam dan abah memahami bila aku masih belum paham, lalu tanpa merasa lelah dia kembali menjelaskannya padaku. “Pahlawan” adalah seseorang yang berguna bagi dirinya, keluarganya, lingkungannya, agamanya juga negaranya bahkan dunia. Aku tersenyum tapi abah memahami bahwa aku masih belum paham benar. Lalu abah melanjutkan kembali penjelasannya ; Kamu adalah “Pahlawan” bagi dirimu dan abah ketika kamu mengatakan tidak saat kamu akan berbuat tidak baik, misalkan ; membolos, menentang guru dan peraturan sekolah, tidak belajar serta merusak lingkungan.
“Pahlawan” itu ada didiri kamu, ada dalam darah kamu, ada dalam fikiran kamu, ada dalam keringat kamu dan ada dalam setiap hembusan nafasmu.
“Pahlawan” itu adalah orang yang memberi manfaat pada semua orang-orang. Melalui fikiran, tenaga, harta dan hatinya.
Aku tersenyum dengan lebar dan aku mengatakan, “Abah..aku ingin jadi “Pahlawan” untukku, untuk abah dan emak, untuk saudara-saudaraku, untuk teman-temanku, untuk guru-guruku untuk semuanya. Abah tersenyum padaku, dan dia mengatakan ; Abah yakin kamu akan selalu menjadi “Pahlawan”.
Saat dewasa aku semakin memahami arti “Pahlawan”, sungguh penjelasan abah adalah kekuatan untukku agar menjadi orang yang bermanfaat untuk semua.
Tentang “Pahlawan untuk Indonesia”
Aku menjadi Nominator 23 dari sekian banyak Nominator lainnya di MNCTV dalam acara “Pahlawan untuk Indonesia”, walaupun aku tidak masuk dalam Nominator 10 tapi aku tetap yakin bahwa “Aku Pahlawan bagi diriku, keluargaku juga anak-anak didikku yang ada di SLB Ayahbunda” karena aku memberi manfaat kepada mereka dengan memberikan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus bagi mereka.
Terima kasih buat MNCTV atas pemilihannya terhadapku, semoga aku tetap menjadi “Pahlawan bagi Anak Berkebutuhan Khusus.
Catatan Penulis :
Terimakasih abah dan emak, aku yakin kalian bangga dengan anakmu, semoga Allah menempatkan surga untuk emak dan abah (Mengenang wafatnya abah 13 tahun lalu dan emak 1 tahun lalu)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar